Hiroshima, Kota Penuh Sejarah Dan Keindahan Yang Menakjubkan

Konnichiwa… Go-kigen ikaga desu ka? Semoga kalian tetap dalam perlindungan yang maha kuasa ya guys. Oh iya, bentar lagi kan mau lebaran nih, pasti liburan panjang yakan. Kalian kalau pergi atau lagi liburan biasa nya kemana guys? hmmm, jangan bilang mau ke Jepang, terus kalau kalian ke Jepang biasa nya atau paling suka ke kota mana sih? Tempat yang indah atau tempat yang bersejarah nih guys? Kalau admin sih suka nya jalan-jalan ke tempat yang bersejarah ya, soal nya banyak pelajaran yang bisa di ambil dari perjalanan tersebut. Selain mendapatkan pelajaran, berwisata ke tempat yang bersejarah juga dapat melihat kejadian yang pernah terjadi disana, tidak bisa secara langsung kita bisa melihat museum yang ada di kota tersebut. Karena pada umum nya, setiap kota pasti menyimpan barang-barang atau peninggalan bersejarah yang pernah terjadi di saat perang. Salah satu nya seperti kota Hiroshima.

Hiroshima

Hiroshima merupakan salah satu kota yang ada di Jepang, tepatnya di bagian barat Prefektur Hiroshima, barat daya pulau Honshu, dan bagian selatan wilayah Chugoku. Dulunya, kota ini merupakan ibukota Provinsi Aki dan sekarang merupakan ibukota ibukota Prefektur Hiroshima. Selain itu, Hiroshima juga merupakan kota pelabuhan di tepi Laut Pedalaman Seto yang terkenal dengan pusat industri tekstil dan barang-barang karetnya. Kota ini mulai berdiri sejak abad ke-16 sebagai kota istana yang berada di delta Sungai Ota.

Di samping itu, kota ini juga merupakan kota yang memiliki nilai sejarah paling tragis di dunia. Yang mana, kota ini merupakan kota pertama di dunia yang pernah dijatuhi bom atom, tepatnya di akhir Perang Dunia II pada tanggal 6 Agustus 1945. Sedemikian sehingga tak heran apabila saat ini Hiroshima terkenal dengan salah satu objek wisatanya, yaitu Monumen Perdamaian Hiroshima yang berada di kawasan Hiroshima Peace Memorial Park.

Bahkan bukan hanya itu saja, Hiroshima juga menyimpan berbagai objek wisata yang mampu menyedot para wisatawan asing untuk mendatangi. Sehingga tidak salah kalau saat ini Hiroshima juga dikenal dengan berbagai tempat wisatanya yang menarik dan memiliki nilai sejarah yang tinggi, walaupun sebenarnya menyimpan cerita yang tragis. Berikut beberapa tempat wisata di hiroshima, Jepang, antara lain:

1. Hiroshima Peace Memorial Park

Hiroshima Peace Memorial Park mungkin objek wisata paling mengenaskan yang bisa Anda temui di Hiroshima. Taman yang dibangun di pusat kota ini merupakan semacam monumen untuk mengenang bencana nuklir yang melanda kota tersebut dan Nagasaki pada Perang Dunia II. Tempat ini menyimpan kenangan atas kurang lebih 140.000 korban langsung dan tak langsung bom nuklir yang dijatuhkan pesawat Amerika Serikat tersebut.

Arsitek utama bangunannya adalah Kenzo Tange. Di salamnya terdapat pula Peace Memorial Museum. Peace Memorial Museum? memamerkan barang-barang peninggalan korban bom atom, Gedung-gedung lawas yang tampak seolah meleleh akibat ledakan pun sengaja dipertahankan. Museum tersebut merupakan tujuan populer bagi pelajar Jepang dan turis asing yang berkunjung ke Hiroshima. Setiap tahunnya museum ini saja mampu menjaring lebih dari satu juta wisatawan setiap tahunnya.

2. Taman Shukkeien

Sekitar satu setengah kilometer dari Hiroshima Peace Memorial Park ada taman Shukkeien yang didirikan pada tahun 1620. Di dalamnya terdapat Hiroshima Prefectural Art Museum. Taman mempunyai riwayat sejarah yang panjang. Dibangun pada zaman Edo atas perintah Asano Nagaakira, daimyo atau tuan tanah yang saat itu memerintah Hiroshima. Asano sengaja mendatangkan ahli konstruksi taman dari Kyoto untuk merancang taman indah tersebut.

Sejak zaman Meiji, taman ini merupakan kediaman keluarga Asano. Ketika kantor pemerintahan negara direlokasi ke Hiroshima, sang raja sempat tinggal di tempat ini. Pada tahun 1940, keturunan Asano menyerahkan kepemilikan taman ini kepada negara secara sukarela.

3. Kastil Hiroshima

Kastil Hiroshima merupakan kastil yang dibangun pada tahun 1589 oleh bangsawasan Mori Terumoto. Kastil ini juga memiliki cerita saat terjadi ledakan bom atom di Hiroshima pada akhir Perang Dunia II, di mana beberapa bagian kastil sempat runtuh akibat ledakan bom atom tersebut. Salah satunya ialah menara kastil yang terkenal megah tak kuat menahan dahsyatnya ledakan bom atom tersebut.

Kisahnya, pada zaman Edo kastil ini ditinggali oleh keluarga Fukushima dan Asano. Setelah sempat rusak karena bom atom, kastil ini kembali bangkit setelah direnovasi pada tahun 1958. Daya tarik lain yang mengundang para wisatawan untuk berkunjung ke tempat ini adalah bangunannya yang memang bagus sehingga cocok untuk djadikan tempat berfoto. Desain bangunannya yang menjulang tinggi sangat cocok dengan tanaman yang tumbuh di sekitarnya sehingga menciptakan panorama yang menawan.

Kastil semakin terlihat kokoh karena juga dikelilingi oleh parit-parit pertahanan yang dulunya juga dipakai ketika masa peperangan. Sedangkan di dalam kastil Anda akan menjumpai reruntuhan dan kuil yang dulunya pernah berfungsi sebagai tempat ibadah penduduk pada masa itu. Anda bisa mengunjungi kastil ini setiap harinya mulai pukul 09.00-18.00 dengan tiket seharga 370 Yen (sekitar 44 ribu rupiah).

4. Miyajima

Miyajima adalah pulau kecil yang bisa ditempuh dengan satu jam perjalanan dari Hiroshima. Miyajima terkenal dengan gerbang torii-nya yang dari jauh tampak seperti mengambang di atas air. Pemandangan tersebut termasuk satu dari tiga pemandangan terbaik di Jepang.

Nama resmi pulau Miyajima sebenarnya adalah Itsukushima, tetapi penduduk setempat lebih akrab dengan nama Miyajima, sesuai dengan artinya yaitu pulau kuil. Di sana memang ada kuil Itsukushima yang bangunannya juga seolah menyembul dari permukaan air.Selain ke kuil Itsukushima, para turis juga bisa mengunjungi kuil Daisho-in, Senjokaku, Museum Sejarah, dan Miyajima Aquarium.

5. Tomonoura

 

Tomonoura merupakan tempat wisata kelima yang dapat dikunjungi apabila Anda datang ke Hiroshima, Jepang. Tempat wisata yang satu ini memang belum begitu dikenal oleh para wisatawan, di mana lokasi berada di sebelah selatan Hiroshima, tepatnya di kota Fukuyama. Tomonoura merupakan sebuah kota nelayan yang sangat indah dan memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang sudah pernah mengunjunginya.

Selain menyajikan pemandangan indah berupa Laut Pedalaman Seto, Tomonoura juga memiliki daya tarik dengan kehidupan tradisionalnya yang masih kental dengan gaya old-fashioned. Yang mana, rumah-rumah kayu masih akan terlihat lekat di sini meski saat ini telah berkembang teknologi modern yang juga merupakan tatanan bangunan rumah. Tempat ini sebenarnya pernah di ekspos di salah satu film dari Studio Ghibli yang berjudul Ponyo on the Cliff by the Sea. Yang mana, salah satu latar dari film tersebut diambil di Tomonoura.